Sudah
menjadi rahasia umum bahwa mi adalah kuliner populer yang sangat disukai.
Kehadiran mi instan seakan menjawab kebutuhan para penikmat mi. Cara penyajian
yang praktis dan rasanya yang enak membuat mi instan menjadi salah satu menu
favorit bagi keluarga Indonesia.
Saya dan
ibu juga suka makan mi instan. Bahkan kami menjadikannya sebagai kudapan yang
dapat dinikmati setiap saat. Namun kebiasaan makan mi tak bertahan lama, sampai
suatu ketika ibu mengeluhkan pergelangan kakinya yang bengkak setiap kali
selesai mengkonsumsi mi instan.
Kok,
bisa, sih? Buktinya saya tak mengalami keluhan yang dirasakan ibu. Setelah
memeriksakan kesehatan, ibu disarankan untuk mengurangi konsumsi garam. Ibu disarankan mengurangi konsumsi garam, ikan asin, dan mi instan. Loh, kok, mi instan termasuk juga, sih?